Boenga Asa

Rinduku adalah sepi yang terkapar
Menunggu Kau bernyanyi disampingku
Ditengah pada ada sejuta bintang, tersenyum menggapai langit

Ketika aku memandang sepi ribuan ilalang,
Rinduku adalah panas matahari
Membakar rumput menjadi tanah kegersangan

Ada setitik cahaya telah padam
Ada seberkas lentera jauh jaraknya
Tanpa kau, kehidupanku seakan tak memiliki hari depan
Terbang seakan kapas yang terguncang

Sepi ini.... Cinta ini.... Rindu ini

Aku

Aku, lahir di kegelapan pada waktu semua orang tertidur
Aku, pada jam 3 pagi dilahirkan oleh seorang yang telah mengandungku selama 9 bulan
Aku, waktu itu terlahir dengan kesucian yang Kau berikan
Aku, Kau memberiku indera yang sempurna
Tak kurang sedikitpun

Dipertumbuhanku dan sampai saat ini
Kau tak pernah meminta apa-apa dan terus memberiku,
semuanya
Tanpa pamrih, tanpa mengharap balas budi, Kau dan kau memberikan ini semua dengan adil
Tak pernah ada perbedaan antara aku, dia, dia dan si kecil manis yang terus ku rindukan

tapi, aku ingin membalasnya, dan membalasNya
Kau, kau yang terus ku sayang..
Tetaplah kau cintai aku yang durhaka ini..
Yang pasti suatu saat akan kuberikan semua yang ada pada ku, semua yang ada di sekelilingku untuk bahagiamu, dan bahagiaku..

Semua sangat berarti untukku
Begitupula aku akan memberikan sesuatu yang berarti padamu, dan padaMu


godbless

About this blog